Kasus Korupsi Dana Iklan Bank BJB: Publik Desak KPK Ungkap Tersangka

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap bahwa kasus ini melibatkan penggelembungan anggaran promosi Bank BJB dari 2021 hingga pertengahan 2023.

banner 468x60

KPK menurut kabar telah menetapkan lima tersangka, dua di antaranya berasal dari pihak internal Bank BJB.

Namun, identitas para tersangka belum mereka ungkap ke publik. “Pada waktunya nanti akan kita umumkan,” ujar Asep.

Desakan dan Harapan Publik

Ketertutupan KPK dalam kasus ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya intervensi dari pihak tertentu.

Muhamad Alif, pengamat antikorupsi dari Ciamis menilai, “Keuntungan dari korupsi seringkali tidak hanya pelaku langsung yang menikmatinya, tetapi juga mengalir ke aktor yang menutup mata atau bahkan memfasilitasi praktik tersebut.”

Dia, berharap KPK dapat mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu.

“Seharusnya, KPK dapat bertindak tanpa pandang bulu” tegasnya. Selasa, (21/01/2025).

Keberhasilan penanganan kasus ini akan menjadi ujian bagi integritas lembaga antikorupsi dan sekaligus preseden baik dalam pemberantasan korupsi.

Ujian Integritas KPK

Kasus korupsi dana iklan Bank BJB menjadi pengingat betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas, terutama di sektor keuangan daerah.

Jika sampai berlarut-larut, kepercayaan publik terhadap institusi perbankan daerah dan lembaga penegak hukum bisa semakin tergerus.

KPK semoga dapat menunjukkan keberanian untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.

Dengan anggaran yang melibatkan angka fantastis, publik menanti langkah konkret KPK untuk membongkar jejaring korupsi yang merugikan negara.

banner 336x280