Gempuran demi gempuran dari skuad ungu PSGC membuat lini pertahanan Persekabpas kewalahan.
PSGC sempat tertinggal dua gol setelah Ali Mashori mencetak gol kedua untuk Persekabpas di menit ke-73.
Namun, mental baja PSGC teruji. Ahmad Rizki menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-89.
Puncaknya, di masa tambahan waktu, PSGC membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan 3-2, mengakhiri laga hidup mati yang dramatis.
Drama di Lapangan: Kartu Merah dan Gol Penentu
Sejak menit awal, PSGC Ciamis tampil menyerang.
Namun, tensi pertandingan memuncak di menit ke-35 ketika kericuhan antar pemain memaksa wasit mengeluarkan dua kartu merah—Aldi Imron (PSGC) dan Hendra Aji (Persekabpas).
Kedua tim pun harus bermain dengan 10 orang.
Gol pembuka PSGC dicetak Ganjar Kurniawan di menit ke-40, mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0.
Babak kedua berjalan lebih intens. Ahmad Hamzah dari Persekabpas menyamakan kedudukan 1-1 di menit ke-56.
Tak lama, Ali Mashori membuat Persekabpas unggul 2-1.
Namun, PSGC Ciamis menunjukkan mental juara dengan dua gol tambahan yang memastikan kemenangan dramatis 3-2.
Menuju Liga 2: Peluang Terbuka Lebar
Kemenangan ini membuat PSGC Ciamis hanya berjarak satu langkah dari tiket promosi ke Liga 2.
Lawan PSGC di laga penentuan akan ditentukan dari hasil pertandingan lain di Grup Y.
Jika PSGC menang di laga selanjutnya, promosi ke Liga 2 hampir pasti di tangan.
Di sisi lain, Persekabpas Pasuruan memilih untuk tidak menghadiri sesi konferensi pers tanpa penjelasan resmi.
Kekalahan ini menutup peluang mereka untuk melangkah lebih jauh, sementara PSGC Ciamis merayakan kemenangan yang penuh drama di tengah suasana yang tak kalah heboh di luar stadion.
Komentar