Hujan Deras Guyur Sumedang, Jalur Pamulihan Putus, Lalu Lintas Situraja Arah Tomo Lumpuh

DIKSI NEWS12 Dilihat

DiksiNasinews.co.id, Sumedang – Hujan deras mengguyur Situraja seharian, hal ini mengakibatkan beberapa lokasi terjadi longsor dan kerusakan jalan. Ruas jalan terdampak longsor berada di dusun Pamulihan, Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja. Rabu, ( 03/05/2023 ).

Kepala Desa Pamulihan Ondi Rohaendi melalui kasi Pemerintahan Jaja Runanta ( 43 ) menyatakan warga segera melakukan evakuasi semampunya demi mencegah hal yang tidak diinginkan. Sementara itu beberapa aparat pemerintahan terkait nampak turun membantu warga guna membersihkan area longsor. Untuk melakukan pembersihan area jalur lintas memerlukan alat berat, karena kondisi medan yang sulit jika mengandalkan tenaga manual warga.

“Saat ini kami butuh alat berat seperti backhoe dan dumptruck untuk mengangkut material, juga perlu boronjong karung untuk menahan pinggiran tebing guna mencegah longsor lebih lanjut” ujar Ondi.

Longsor mengakibatkan beberapa area tertimbun tanah, hal ini membuat proses evakuasi menjadi terkendala. Jalur lintas yang menghubungkan Kecamatan Situraja dengan Tomo ini terputus sementara akibat kejadian tersebut.

Ruas Jalan Rusak Akibat Tergerus Air dan Longsor
Ruas Jalan Rusak Akibat Tergerus Air dan Longsor

Jaja menjelaskan, hujan tak berhenti dari siang hingga sore hari sedangkan longsor terjadi pada pukul 17.00 WIB.

“Air menggerus pinggiran sungai dan menyebabkan longsoran yang menimbun jalan sampe susah dilewati’ jelas Jaja.

Keesokan harinya, Kamis, (04/05/2023) Petugas Babinsa membantu mengarahkan warga untuk membersihkan area, namun dirasa kurang maksimal karena alat seadanya. Demi mencegah longsoran lanjutan , keberadaan terpal sangat diperlukan dan rencananya akan diadakan proses gotong royong secara bergantian.

Jalur Pamulihan Putus, Lajur Situraja Arah Tomo Lumpuh Gambar : Diksinasi
Jalur Pamulihan Putus, Lajur Situraja Arah Tomo Lumpuh Gambar : Diksinasi

“Kami butuh terpal untuk mencegah longsoran selanjutnya, rencananya sampai malam akan dilakukan pembersihan, tentu warga butuh konsumsi makanan serta air bersih untuk menjaga badan tetap hangat dan bugar” pungkas Jaja.