Nata Waruga, di sisi lain, berfokus pada pengembangan infrastruktur terintegrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik untuk meningkatkan mobilitas sosial dan ekonomi warga Banjar.
Sementara itu, Nata Wanda adalah rancangan untuk mengelola tata ruang yang indah dan unik, serta menjaga keberlangsungan ekosistem lokal.
“Program ini bukan hanya janji, tetapi langkah nyata yang kami perjuangkan untuk transformasi holistik Kota Banjar. Tujuannya, agar dapat bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” tegas Kang Danial, seorang ayah dan aktivis yang gemar bersepeda.
Dengan komitmen ini, Kang Danial menjanjikan era baru bagi Kota Banjar, berlandaskan pada nilai-nilai keberlanjutan dan keadaban yang mendalam.
Semoga warga Kota Banjar mendukung visi ini, menuju masa depan yang lebih cerah dan maju.