Sekretariat DPRD Pagaralam Kurang Transparan Bahas Anggaran 2022 Banyak Kejanggalan

DIKSI NEWS0 Dilihat

Pagar Alam, diksinasinews.com –
Penyerapan Anggaran Belanja Dinas pada satuan kerja Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Pagar Alam tahun anggaran 2022 diduga banyak kejanggalan dalam pengeluaran Belanja Daerah dan ada kesan serta terindikasi di Mark Up.

Hal itu diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi-Republik Indonesia (PW GNPK-RI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Aprizal Muslim, S.Ag., kepada awak media, Selasa (08/11/2022).

Dikatakan Afrizal, menyoroti belanja rutin sebagai contoh saja seperti yang kami sampaikan, Sekertariat DPRD
Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Perabot Kantor Rp.159.457.760 Pengadaan Langsung. Pengadaan Langsung Sumber Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2022 APBD,  33296910 Januari 2022.

Bahwa, Sekretariat DPRD Belanja Bahan-Isi Tabung Gas Rp 117.120.000,- Pengadaan Langsung APBD            33296911 Januari 2022

Sekretariat DPRD Belanja Makanan dan Minuman Jamuan Tamu    Rp 110.000.000, Pengadaan Langsung            APBD, APBD 33296979 Januari 2022.

Sekretariat DPRD Belanja Makanan dan Minuman Rapat Rp 185.988.000,- Pengadaan Langsung APBD, APBD 33296983 Januari 2022.

Sekretariat DPRD Belanja Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Bahan Cetak Rp 97.027.700,- Pengadaan Langsung APBD, 33297072 Januari 2022.

Berdasarkan apa yang saya sampaikan di atas tentu kita berharap aparat hukum untuk melakukan audit demi menjaga kebocoran keuangan negara.

“Sebagai Ketua Wilayah GNPK-RI Prov Sumsel, Saya merasa berkewajiban untuk menyampaikan informasi ini kepada Kepolisian Daerah dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk segera membentuk tim guna melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap indikasi kebocoran keuangan negara di Sekretariat DPRD Kota Pagar Alam.”tutur Aprizal.

Sementara itu Sekretaris DPRD Kota Pagar Alam, S Rano menjelaskan melalui pesan Watshapp (WA) pada, Selasa (08/11/2022) pukul 08.36 WIB.

Rano mengatakan bahwa anggaran ini mungkin dapat disirup pengadaan pada bagian pengadaan.

“Kegiatan lagi berjalan di tahun 2022 belum selesai, dan akan selesai setelah anggaran tahun 2022 berakhir,” jelasnya. (Bahtum Alfian)