Jokowi Dapat Hadiah Rumah di Colomadu dari Negara, Begini Asal-usul Tanahnya

DIKSI NEWS9 Dilihat

DiksinasiNews.co.id, Karanganyar – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mendapatkan rumah dari negara di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng) setelah masa jabatannya berakhir pada 2024. Jokowi dapat hadiah rumah, tentunya harus ada aturan yang mengatur dan asal usulnya.

Tentu saja. Pemberian rumah bagi mantan presiden dan wapres itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pengadaan dan Standar Rumah bagi Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia. Jokowi dapat hadiah rumah, asal-usul tanahnya pun harus jelas.

“Mantan Presiden dan/atau Mantan Wakil Presiden yang berhenti dengan hormat dari jabatannya diberikan sebuah rumah kediaman yang layak,” demikian isi pasal 1 Perpres tersebut seperti dilihat Jumat (16/12/2022). Tentunya, Jokowi dapat hadiah rumah sudah sesuai aturan.

Tanah kosong di jalan Adi Sucipto, tepatnya di Desa Bulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar disebut akan dibangun rumah hadiah dari untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat purna menjabat.

Kepala Desa (Kades) Bulukan, Slamet membeberkan asal usul tanah tersebut.

Slamet menuturkan, tanah yang terletak di sebelah timur Rumah Makan Tamansari itu tanah tersebut sudah puluhan tahun tidak digunakan. Slamet menyebut tanah itu sebelumnya milik Bos Rosalia Indah, Yustinus Soeroso.

“Itu memang tanah yang lama tidak ditanami, sudah puluhan tahun seperti itu. Setahu saya miliknya Pak Suroso Rosalia Indah. Luasnya 9.000-an (meter persegi),” kata Slamet dikutip dari detikJateng, Sabtu (17/12/2022).

Slamet mengaku tidak tahu-menahu soal jual beli tanah tersebut. Sepengetahuannya, pihak Pemdes pernah dimintai untuk mendampingi pengukuran tanah.

“Kami pernah dimintai bantuan mendampingi mengukur batas timur dan barat. Sekitar 6 bulan lalu,” ucapnya.

Sehingga dia tidak mengetahui, berapa rupiah yang dibayarkan untuk membeli tanah tersebut. Tanah itu berada di tepi jalan Adi Sucipto, dengan luasan sekira 9.000 meter persegi.

1 komentar

Komentar ditutup.