Berhasil Menjuarai Piala Soeratin U13, SSB Mitra United Gagal Wakili Ciamis ke Tingkat Provinsi Karena Kecerobohan ASKAB

DiksiNasinews.co.id, Ciamis – PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) akan kembali menggelar turnamen sepak bola usia muda yang dikenal dengan Piala Soeratin. Tahun ini, turnamen ini menjadi lebih beragam dengan penambahan satu kelompok umur baru, yaitu U-13. Sebelumnya, turnamen ini hanya mengadakan kompetisi untuk kelompok U-15 dan U-17. Pengundian turnamen telah dilakukan pada Kamis (10/3/2023).

Piala Soeratin, mengambil nama sesuai dengan tokoh pendiri PSSI, Ir. Soeratin Sosrosoegondo, telah menjadi tradisi sejak tahun 1965. Turnamen ini khusus tercipta untuk pemain muda, dan hingga kini tetap menjadi turnamen usia muda terbesar dan tertua di Indonesia.

Menurut laman resmi PSSI, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan apresiasi kepada Asprov PSSI yang telah memajukan Piala Soeratin. Iriawan berbicara tentang penambahan kelompok U-13 dan berterima kasih kepada Asprov yang berkomitmen dalam memajukan sepak bola Indonesia, terutama dalam pengembangan usia muda.

“Alhamdulillah tahun ini Piala Soeratin bisa kembali digulirkan. Ada yang berbeda di tahun ini, PSSI menambahkan satu kelompok umur lagi, yaitu U-13. PSSI mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Asprov yang terus bersemangat memajukan sepak bola Indonesia dengan menjalankan program-program di tengah pandemi covid-19, apalagi ini menyangkut pengembangan usia muda,” kata Iriawan.

Piala Soeratin U13 Ciamis

Bulan September 2023, ASKAB Ciamis menggelar Piala Soeratin U-13 Kabupaten Ciamis Tahun 2023. Tujuan utama kompetisi ini adalah menciptakan bakat-bakat pesepakbola unggulan untuk meningkatkan regenerasi atlet sepak bola yang membanggakan Ciamis.

Dalam kompetisi yang berlangsung pada 24 September 2023, SSB Mitra United keluar sebagai juara setelah mengalahkan SSB Buldozer di Final. Namun, SSB Mitra United ternyata tidak dapat melanjutkan ke tahap provinsi. Asprov Jabar mengklaim bahwa ada beberapa administrasi yang belum lengkap. Akun resmi Askab PSSI Ciamis , menyatakan jika Mitra united sebagai juara 1 berhak mengikuti kompetisi Piala Soeratin U-13 tingkat Provinsi Jawa Barat.

Tidak hanya itu, ketidakjelasan dalam struktur kepengurusan Askab Ciamis juga menjadi kendala. Harusnya, pergantian kepengurusan Askab Ciamis harus terjadi pada bulan Februari 2023. Namun hingga saat ini, belum terjadi pergantian kepengurusan, yang menyebabkan status quo dan menghambat SSB Mitra United dalam melanjutkan turnamen.

Mengutip berita galuh.id yang berjudul “Terpilih Jadi Ketua PSSI Ciamis, Heri Rafni Kotari Fokus Benahi Sepak Bola Ciamis”, sejatinya kepengurusan Askab Ciamis berakhir Februari 2023. Heri terpilih secara aklamasi oleh 59 voter yang berasal dari klub-klub anggota resmi Askab PSSI Ciamis.

SSB Mitra United

Coach Cole, pengurus SSB Mitra United, menyatakan kekecewaannya. Mereka bermimpi untuk mewakili Kabupaten Ciamis dalam turnamen Piala Soeratin hingga tingkat provinsi. Namun, karena masalah administrasi dan struktural di Askab, impian tersebut hancur.

“Anak – anak sudah bersemangat ikut turnamen, Soeratin menjadi salah satu tolak ukur prestasi kami. Namun karena pihak Asprov menyebut jika kepengurusan Askab Ciamis tidak ada, maka kami otomatis tidak dapat mengikuti turnamen lanjutan” keluh Coach Cole.

Kecerobohan dalam kepengurusan Askab ini juga mengecewakan banyak pihak, terutama karena setiap SSB harus membayar sejumlah uang pendaftaran untuk turnamen. Coach Cole menekankan pentingnya keseriusan dalam menyelenggarakan turnamen ini dan meminta perhatian terhadap masalah internal sebelum melanjutkan turnamen yang mendukung lahirnya bakat-bakat sepak bola yang berpotensi.

“Buat apa membuat turnamen, kalau mereka belum siap mengantar kami ke jenjang selanjutnya. Kami bukan sekali ini membanggakan Ciamis, tolonglah kami tidak minta lebih bereskan dulu urusan internal. Terlepas dari minimnya perhatian Askab, kami tetap mendukung dengan cara menelurkan banyak bibit unggul” ujar Coach Cole.

Sehingga, Piala Soeratin 2023 menjadi saksi betapa pentingnya kesiapan dan perhatian yang lebih besar terhadap turnamen ini agar potensi sepak bola muda di Ciamis dapat berkembang dengan baik.

Hingga berita ini tayang, pihak Askab PSSI Ciamis belum memberikan tanggapan apapun terkait kejadian ini.

(Syahrul Lukman)