Deddy Corbuzier Berpangkat Letkol Tituler di TNI AD, Siapa Pengusulnya?

DIKSI SELEB8 Dilihat

DiksinasiNews.co.id, JAKARTA – Baru-baru ini, Deddy Corbuzier mendapatkan gelar Letkol Tituler dari TNI AD. Melalui akun Instagram milik pria yang berkepala plontos ini, ia mengunggah foto saat mendapat pangkat Letkol Tituler dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Dalam unggahannya tersebut, Deddy Corbuzier memakai pakaian dinas TNI dan bersalaman dengan Prabowo. Tentunya mencuat di benak publik tentang siapakah sosok pengusul yang membuat dirinya didapuk Letkol Tituler oleh TNI AD?.

“Kebanggaan yang luar biasa, penerimaan pangkat Letnan Kolonel Tituler Angkatan Darat oleh Menhan @prabowo Yang disahkan oleh Panglima TNI @jenderaltniandikaperkasa dan KASAD @dudung_abdurachman,” tulis Deddy dalam unggahan di Instagram-nya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V pangkat tituler adalah gelar kehormatan yang diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sebagai yang tersebut pada gelarnya. Deddy Corbuzier menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI atas penghargaan pangkat yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih untuk keluarga besar TNI dan Kemhan atas penghargaan dan kepercayaan tertinggi ini untuk saya. Ini juga artinya mengawali perjalanan baru bagi saya untuk mengemban tugas dan tanggung jawab pada NKRI secara bersih dan tidak memihak kecuali pada Pancasila,” ujarnya.

Baca juga : Deddy Corbuzier Ternyata Berpangkat Letkol Tituler TNI AD

Pernyataan Laksamana Yudo

Calon panglima TNI, Laksamana Yudo Margono menduga usul tersebut berasal dari kepala staf angkatan darat (KSAD). Seperti disebut Deddy Corbuzier, pangkat Letkol Tituler telah disetujui oleh KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

“Nanti kita tanyakan dulu, karena itu kan pengusulannya kan diawali dari kepala staf angkatan,” kata Laksamana Yudo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Yudo mengatakan pemberian pangkat tersebut sudah disetujui oleh KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Pemberian pangkat itu juga sudah diketahui oleh Panglima TNI.

“Itu kan sudah disetujui dari KSAD kan, ada Panglima TNI, sudah, ya sudah, kan kewenangannya,” tutur Yudo.