Terkuak ! Biang Kerok Bos Kripto FTX Bangkrut, Uang Rp232,5 Triliun Habis Satu Malam

DIKSI FINANCE2 Dilihat

DiksinasiNews.co.id, DIKSI FINANCE – Sam Bankman-Fried Mantan bos FTX adalah orang yang pantas kita sebut jadi penyebab kebangkrutan perusahaannya sendiri. Runtuhnya raksasa bursa kripto itu, pengadilan Amerika Serikat (AS) menyebutkan dalam pengadilan setelah menjalankan kekuasaan pribadi sebagai Sam Bankman-Fried.

Dikutip dari BBC, Kamis (24/11/2022) Kuasa Hukum James Bromley menyebutkan bahwa masalah ftx ini bak kaisar yang tidak punya pakaian. Dia juga menggambarkan bahwa kejadian ini merupakan satu keruntuhan yang paling mendadak dal sejarah perusahaan di Amerika.

Seperti kita ketahui, Bankman-Fried menjalankan FTX bernilai US$32 miliar. Akan tetapi nyatanya dia tidak punya kemampuan mengontrol uang paling mendasar sekalipun dan sekarang kebangkrutan ini bisa kita pahami.

Gaya hidup Bankman-Fried juga jadi bahan pembicaraan dan menjadi salah satu alasan dalam pengadilan tersebut. Pria 30 tahun itu dilaporkan menghabiskan US$300 juta untuk rumah, liburan dan properti bagi staf seniornya.

Kehidupan yang glamour bahkan cenderung menghambur-hamburkan uang, karena itulah salah satu faktor yang menjadi penyebab raibnya aset yang ia miliki.

Kehilangan Rp 232,5 Triliun dalam satu malam

Harta multi-miliarder muda ini menurun drastis. Bahkan tengah ramai di media bahwa ceo FTX itu harus kehilangan US$16 miliar atau Rp 232,5 triliun dalam 24 jam berdasarkan laporan Bloomberg Billionaires Indeks.

Kekayaan pria 30 tahun terikat dengan aset kripto yang dia miliki. Baik yang ada di bursa FTX maupun perusahaan broker kripto miliknya Alameda Research.

Penyebab hilangnya kekayaannya itu akibat jebloknya koin native di FTX. Berdasarkan data coinmarketcap, harga koin  turun 72% atau US$4,49 dan ambles 83% dalam seminggu terakhir.

Ada lebih dari 1 juta investor di FTX dan kemungkinan uang mereka tidak bisa mendapatkan uangnya kembali. Sebelumnya FTX mengajukan status bangkrut setelah perusahaan itu runtuh pada awal bulan ini.

Belum dapat terhitung berapa banyak uang yang tertahan di FTX. Namun Bromley mengatakan bahwa hacker telah mencuri beberapa aset kripto milik beberapa perusahaan.

“Kami berada di bawah serangan siber terus menerus dan kami berusaha mempertahankan diri dari serangan-serangan ini,” ungkapnya.

Saat reses, BBC melaporkan sejumlah pengguna mengungkapkan mereka kehilangan uang karena masalah itu. Salah satu orang mengungkapkan telah kehilangan tabungan hidupnya.