5 Mata Uang Tertinggi dan Terendah Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

DiksiNasinews.co.id – Mata uang dunia adalah cerminan ekonomi negara dan menjadi faktor penting dalam perdagangan internasional. Nilai tukar mata uang berfluktuasi setiap hari, dan beberapa valuta memiliki nilai yang sangat rendah sementara yang lain sangat tinggi. Berikut adalah daftar 5 mata uang terendah dan 5 mata uang tertinggi di dunia:

5 Mata Uang Terendah:
  1. Rial Iran (IRR): Rial Iran adalah salah satu valuta terendah di dunia. Nilai tukar rial terhadap dolar Amerika Serikat sangat rendah, dan inflasi yang tinggi telah menyebabkan mata uang ini semakin melemah.
  2. Rupiah Indonesia (IDR): Rupiah Indonesia termasuk valuta terendah di Asia. Meskipun memiliki banyak pecahan dalam sehariannya, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung rendah.
  3. Dong Vietnam (VND): Dong Vietnam memiliki nilai tukar yang sangat rendah terhadap valuta utama dunia. Meskipun Vietnam telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, nilai tukar dong tetap rendah.
  4. Rupiah Zimbabwe (ZWL): Rupiah Zimbabwe mengalami hiperinflasi parah, yang menyebabkan valuta ini kehilangan nilai secara drastis. Meskipun Zimbabwe telah mengadopsi kurs asing seperti dolar AS, rupiah Zimbabwe tetap memiliki nilai yang sangat rendah.
  5. Dollar Suriname (SRD): Dollar Suriname adalah valuta yang berlaku di Suriname. Meskipun memiliki nilai tetap terhadap dolar AS, valuta ini tetap memiliki nilai yang rendah.
5 Mata Uang Tertinggi:
  1. Dolar Kuwait (KWD): Dolar Kuwait adalah valuta tertinggi di dunia. Nilai tukar dolar Kuwait terhadap dolar AS sangat tinggi, dan negara ini memiliki salah satu PDB per kapita tertinggi di dunia.
  2. Dinar Bahrain (BHD): Dinar Bahrain adalah salah satu valuta tertinggi di Timur Tengah. Bahrain adalah pusat keuangan regional dan memiliki nilai tukar yang kuat.
  3. Dinar Oman (OMR): Dinar Oman adalah valuta tertinggi di Oman. Negara ini memiliki ekonomi yang berkembang pesat, dan nilai tukar dinar Oman terhadap dolar AS cukup tinggi.
  4. Euro (EUR): Euro adalah valuta resmi di 19 negara Uni Eropa. Meskipun nilai tukar euro terhadap dolar AS fluktuatif, valuta ini tetap salah satu yang tertinggi di dunia.
  5. Dolar Brunei (BND): Dolar Brunei adalah valuta tertinggi di Asia Tenggara. Negara kecil ini memiliki nilai tukar yang kuat dan tingkat inflasi yang rendah.

Dalam konferensi pers yang diadakan oleh Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada tanggal 1 Agustus 2023, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa penguatan nilai tukar rupiah saat ini menunjukkan performa yang sangat positif jika dibandingkan dengan mata uang regional lainnya.

Menurutnya, rupiah telah menguat secara signifikan, sedangkan mata uang lain seperti peso Filipina hanya mengalami apresiasi sebesar 1,55 persen. Di samping itu, rupee India hanya menguat sebanyak 0,57 persen, dan bath Thailand hanya mencatatkan kenaikan sebesar 0,28 persen.

“Kami optimistis bahwa penguatan rupiah akan terus berlanjut. Hal ini seiring dengan meredanya ketidakpastian di pasar keuangan global dan juga fundamental perekonomian domestik serta aturan baru wajib parkir devisa hasil ekspor,” ujarnya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Selasa (1/8/2023).

Sri Mulyani menyampaikan keyakinannya bahwa penguatan rupiah akan berlanjut dalam waktu yang lebih lama. Faktor-faktor yang mendukung penguatan rupiah ini termasuk meredanya ketidakpastian di pasar keuangan global, kondisi fundamental yang kuat dalam perekonomian domestik, serta penerapan aturan baru yang mewajibkan parkir devisa hasil ekspor.