Apa Betul Kepulauan Widi Dijual ? Ini Jawaban Sandiaga Uno

DIKSI NEWS1 Dilihat

DiksinasiNews.co.id, Jakarta – Heboh soal Kepulauan Widi ada yang menjual tampaknya menuai sorotan dan opini liar di masyarakat. Kepulauan Widi yang terletak di Halmahera Selatan, Maluku Utara, memang terkenal akan keindahannya.

Proses pelelangan kepulauan Widi yang memprakarsainya adalah rumah pelelangan Sotheby di New York, Amerika Serikat (AS), pada 8-14 Desember 2022 mendatang.

Bagi yang berminat, pihak penyelenggara meminta memberikan deposit sebesar 100 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,5 miliar untuk membuktikan keseriusan para Investor.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan bahwa pulau tersebut tidak ada yang menjual.

“Jadi hasil pertemuan langsung saya dengan Bupati Halmahera Selatan, bisa kita pastikan bahwa pihaknya tak menjual pulau itu,” kata Sandiaga Uno tersiar secara hybrid dalam The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (5/12/2022).

Sandiaga mengatakan bahwa pulau tersebut tidak dijual, melainkan akan ada pengembangan menjadi sebuah pulau tujuan wisata. Sandiaga juga tengah mendalami kerja sama yang mereka lakukan untuk memastikan bahwa pelelangan itu tidak melanggar aturan.

“Bisa kita pastikan bahwa pihak pengembang tidak mellelang pulau itu untuk kepemilikan secara personal, karena memang tidak, lantaran pulau itu milik Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan,” ungkapnya.

“Yang terjadi adalah ada perjanjian dengan pihak ketiga, yang mana domisili pengusaha tersebut ada di Bali, dan sekarang sedang mengupayakan akselerasi dari pengembangan pariwisata di gugusan Pulau Widi,” tambah Sandiaga.

Bentuk kerja samanya, lanjut Sandiaga, sedang ia dalami dan ia memastikan bentuk kerja samanya tidak melanggar aturan.

Sandiaga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak beropini liar

 

Sandi mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berlebihan dalam menanggapi suatu isu jika tidak mengetahui bentuk kerja samanya seperti apa.

Salah satu contoh kerjasama, kata Sandi, pengembangan sebuah pulau yang sebelumnya sudah pernah terlaksanakan adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Morotai.

“Kalau kerja sama sudah biasa kita lakukan Misalnya kawasan ekonomi khusus di Morotai, karena ujungnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ucap Sandi. Ia pun mengakui keindahan Kepulauan Widi yang ia klaim bisa menjadi Maldives-nya Indonesia.