Karang Taruna Desa Cisadap Gelar Pelatihan dan Pembinaan Kader

DIKSI NEWS2 Dilihat

DiksiNasinews.co.id, CIAMIS – Karang Taruna Desa Cisadap menggelar Pelatihan dan Pembinaan bagi Kader Karang Taruna pada, Rabu (11/01/2023) di Aula Kantor Desa Cisadap, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ciamis, Dedi Mudyana, Sekertaris Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alkautsar, Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis, Utis Kustiaman, Kepala Desa Cisadap, Muhlis, Bhabinkamtibmas dan puluhan kader Karang Taruna Desa Cisadap dan Mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Camat Ciamis, Dedi Mudyana yang membuka acara tersebut sangat mengapresiasi dan menyambut baik menurutnya, karang taruna wadah generasi muda harus bisa mandiri karena mendukung program pemerintah. Karang taruna juga harus bisa memanfaatkan teknologi diera digital ini.

“Karang Taruna harus inovatif, kreatif dan produktif. Manfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa Cisadap ini,” ungkapnya.

Dedi berharap agar ketua dan pengurus Karang Taruna Desa Cisadap bisa memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karang Taruna diatur oleh dua kementrian yaitu Kementrian Sosial (Kemensos) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Semua pengurus harus memahami peraturan yang berlaku, sehingga mereka mengetahui tugas dan fungsi karang taruna seperti apa,” harapnya.

Sekertaris Karang Taruna Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alkautsar mengatakan bahwa Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda dalam bidang kesejahteraan sosial ditingkat desa/kelurahan. Ia juga sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menunjukkan fungsi dan peranannya secara optimal ditengah masyarakat. Karang Taruna yang didalamnya diisi generasi muda/pemuda harus bisa berperan menjadi agen perubahan (Agent of Change) bagi lingkungannya.

“Peran pemuda sebagai agen perubahan dapat diwujudkan dengan mengembangkan kepedulian terhadap masyarakat, pendidikan politik dan demokratisasi, sumber daya ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, olahraga, seni budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan atau kepemimpinan dan lainnya,” katanya.

Dijelaskan Ega, ada empat peranan pemuda sebagai agen perubahan dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranya pemuda sebagai Fasilitator, Mediator masyarakat, sebagai Komunikator, Informator dan Edukator, pemuda juga sebagai Kontrol Sosial.

Sebagai fasilitator, pemuda dituntut menjadi sebuah tonggak peradaban untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperjuangkan haknya sebagai pendamping untuk generasi muda dan masyarakat di wilayahnya.

“Generasi muda pun dituntut harus mampu untuk menjadi penengah penyelesaian permasalahan sosial yang ada dimasyarakat, dalam artian pemuda memiliki peranan penting dalam mencari solusi permasalahan yang terjadi dilingkungan masyarakat,” jelasnya.

Ega juga mengungkapkan sebagai komunikator, informator dan edukator pemuda harus dapat memberikan informasi untuk mensosialisasikan kebijakan, program dan kegiatan dari pemerintah desa/kelurahan, provinsi dan pusat serta mengedukasi masyarakat tentang lingkungannya.

Menurutnya, sebagai kontrol sosial pemuda harus aktif terlibat dalam mengontrol kehidupan masyarakat, bertanggung jawab dalam mencegah terjadinya penyimpangan sosial, juga mengajak dan mengarahkan masyarakat untuk berperilaku, bersikap sesuai norma dan nilai yang berlaku dilingkungan masyarakat.

“Jadi, pemuda itu memiliki peranan sangat penting ditengah masyarakat. Kita sebagai generasi penerus dimasa depan juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang ada dalam diri agar dapat mengarahkan, membantu serta bertanggungjawab atas diri kita, orang lain dan masyarakat di wilayah masung-masing,” jelas Ega.

Ega juga menerangkan bahwa, masa depan sebuah negara sangat ditentukan oleh generasi muda. Pemuda menjadi faktor penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Pemuda juga menjadi harapan dalam setiap kemajuan pembangunan suatu bangsa.

“Saya berharap agar para pemuda generasi penerus yang tergabung di Karang Taruna ini bisa menjadi agen perubahan bagi Desa Cisadap ini,” ungkapnya.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Ciamis, Utis Kustiaman mengatakan Karang Taruna Desa Cisadap ini merupakan yang terbaik se-Kecamatan Ciamis dan sebagai Barometer bagi Karang Taruna Kecamatan Ciamis.

“Saya merasa bangga, Karang Taruna ini pernah membuat kegiatan lintas kecamatan bahkan lintas kabupaten, yaitu dengan Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Utis juga mengatakan karang taruna harus bisa memperoleh legitimasi dan kepercayaan dari komponen lain yang sama-sama berpatisipasi dalam pembangunan desa/keluraharan, khususnya pembangunan dalam bidang kesejahteraan sosial.

Untuk dapat memperoleh legitimasi dan kepercayaan tersebut, Karang Taruna harus memiliki program kegiatan yang jelas dan terarah sesuai dengan kebutuhan serta permasalahan yang ada disekitarnya.

“Program kegiatan karang taruna harus berlangsung secara melembaga, terarah dan berkesinambungan serta melibatkan seluruh unsur generasi muda yang ada di wilayahnya masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini permasalahan sosial merupakan suatu fenomena yang terjadi cenderung meningkat, tidak terkecuali dikalangan generasi muda sebagai dampak dari proses pembangunan, arus globalisasi, demokrasi dan perkembangan penduduk yang terus meningkat.

“Sebagai wujud tanggung jawab kita kepada masyarakat dan lingkungan, kita semua harus aktif berpartisipasi untuk mengatasinya,” tegasnya

Dikatakannya, Karang Taruna merupakan wadah pemuda, untuk itu karang taruna dituntut punya karya nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia pun berharap adanya karang taruna bisa menjadi agen perubahan di wilayah Desa Cisadap ini.

“Karang Taruna harus berpartisipasi dalam meningkatkan aktivitas dalam upaya pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda melalui peningkatan keterampilan dan kemandirian serta harus mampu terlibat perannya dalam peningkatan kualitas taraf ekonomi masyarakat,” harapnya.

Kepala Desa Cisadap, H. M Muhlis sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut, menurutnya karang taruna harus bisa bersinergi dengan pemerintah desa juga mengedukasi dan berkolaborasi dengan Karang Taruna Unit yang ada di Desa Cisadap.

“Kami sangat mendukung juga mengapresiasi acara pelatihan dan pembinaan kader karang taruna merupakan hal positif untuk dapat menggali potensi dan pengembangan generasi muda. Semoga kedepannya Karang Taruna Desa Cisadap ini bisa lebih maju, berkarya, kompak dan tetap menjadi barometer Karang Taruna Kecamatan bahkan Karang Taruna Kabupaten Ciamis,” harap Muhlis.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Desa Cisadap lama, Azis Nurrahmat mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pelatihan dan pembinaan bagi kader juga pengurus karang taruna yang baru.

“Agar para kader dan pengurus yang baru lebih mengetahui dan memahami seperti apa karang taruna itu, juga agar programnya lebih terarah,” katanya.

Azis juga berharap agar kepengurusan karang taruna yang baru tetap bersinergi dan berkolaborasi dengan kepengurusan lama untuk membangun Desa Cisadap ini.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi, berkoordinasi dan bersinergi untuk membangun dan memajukan Desa Cisadap ini,” harapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Karang Taruna Desa Cisadap yang baru, Heri Riswan menurutnya pihaknya akan tetap bersinergi dan berkolaborasi juga akan melanjutkan program yang belum terlaksana.

“Kami akan tetap bersinergi dan berkolaborasi dengan para pengurus lama untuk membangun Desa Cisadap yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Nank)