Goal Ball Menjadi Sarana Olahraga Tunanetra Meskipun tak Terlihat

DiksiNasinews.co.id – Goalball, sebuah olahraga yang unik dan mendebarkan, telah menjadi salah satu olahraga paling menarik di dunia. Ini adalah olahraga yang diciptakan khusus untuk atlet dengan kebutaan atau kehilangan penglihatan parah.

Goalball mungkin belum begitu populer seperti sepak bola atau bola basket, tetapi memiliki sejarah yang menarik, pencetus yang berdedikasi di berbagai negara.

Sejarah Terbentuknya Goalball

Olahraga ini lahir sebagai hasil dari usaha kolaboratif pada tahun 1946 oleh tiga orang yang peduli akan kesejahteraan atlet tuna netra: Hanz Lorenzen dan Sepp Reindle dari Austria, serta Václav Morávek dari Cekoslowakia. Mereka menciptakan olahraga ini sebagai bentuk rehabilitasi bagi tentara yang mengalami kehilangan penglihatan selama Perang Dunia II. Asal muasal olahraga ini memiliki sebutan “goalball” karena bola harus melewati garis gawang lawan untuk mencetak gol.

Perkembangan dan Pencetusnya

Olahraga ini berkembang pesat dan pada tahun 1976, menjadi bagian dari Paralimpiade Montreal. Ini menandai langkah besar dalam meningkatkan ketenaran olahraga ini dan memberikan atlet dengan kebutaan kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional. Pada tahun 1980, olahraga ini juga masuk dalam Paralimpiade Musim Panas, memperluas basis penggemar dan peserta di seluruh dunia.

Pengenalan Internasional

Kini Olahraga tersebut mulai terkenal secara luas ke seluruh dunia dan menjadi permainan di lebih dari 100 negara. Selain menjadi salah satu olahraga utama dalam Paralimpiade, Goalball juga memiliki kompetisi dunia sendiri, seperti Kejuaraan Dunia Goalball. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Turki, dan Swedia memiliki tim Goalball yang kuat dan telah meraih sukses di berbagai kompetisi internasional.

Kesimpulan

Goalball adalah bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi alat yang kuat untuk inklusi dan rehabilitasi. Sejarahnya yang berakar dalam usaha menciptakan peluang bagi mereka yang memiliki tantangan penglihatan telah membuatnya menjadi salah satu olahraga Paralimpiade yang paling dihormati dan menginspirasi.