Mudik Konyol dan Menggelikan, Pemudik Ini Kehilangan Istrinya di Perjalanan Tertinggal 70 Km

DIKSI NEWS1 Dilihat

DiksiNAsinews.co.id, Brebes – Mudik Lebaran 1444 H menyajikan sebuah kejadian unik dan tak urung membuat warganet terpingkal menimpa pasangan suami-istri asal Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang ke Kediri, Jawa Timur.

Mereka melintasi Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes-Tegal, Jawa Tengah pada hari Minggu, (16/04/2023).

Pasangan ini terpisah di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes, Minggu malam, di mana Siti Aminah dan anaknya tertinggal setelah suaminya, Adam, tidak menyadari hal itu hingga sampai di Pantura Ulujami, Kabupaten Pemalang, yang berjarak sekitar 70 kilometer atau 2 jam perjalanan dari tempat keluarganya tertinggal.

Kapolsek Wanasari, Iptu Triyono Raharjo mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu pukul 23.40 WIB. Petugas mengetahui kejadian ini dari warga sekitar Pospam Wanasari yang mengantar Siti Aminah beserta anaknya.

“Minggu malam ada warga sekitar Pospam yang mengantar pemudik yang tertinggal oleh suaminya, kami tak habis pikir ini bisa terjadi” ucap Triyono.

Siti Aminah mengatakan bahwa mereka berangkat bersama dari Jakarta dengan tujuan Kediri menggunakan motor. Sesampainya di pertigaan Jalingkut Brebes pada Minggu, sekitar pukul 22.00 WIB, mereka langsung belok kiri keluar dari jalur Pantura.

Setelah berjalan sekitar 200 meter, suami Siti Aminah merasa salah jalan dan berhenti sejenak. Pada saat suaminya bingung memikirkan jalan arah pulang dan motor berhenti sejenak, Siti Aminah turun dari sepeda motor.

Tapi, suami Siti Aminah yang tanpa sadar langsung putar balik ke arah jalan Pantura dan melanjutkan perjalanan ke arah timur. Kejadian ini sangat memprihatinkan, terutama bagi Siti Aminah dan anaknya yang tertinggal.

Namun, setelah petugas mendapatkan informasi dari warga sekitar, mereka segera menemukan Siti Aminah dan mengantarkannya kembali ke suaminya.

Triyono menyarankan agar para pemudik selalu waspada dan lebih berhati-hati saat melakukan perjalanan jauh, terutama saat melintasi daerah-daerah yang belum dikenal.

“Pihak Kepolisian menempatkan pos penjagaan di beberapa titik, kami harap para pemudik lebih berhati – hati dalam perjalanan mudik kali ini, jangan segan mampir di pos kami dan bertanya apabila ragu di jalan” imbuh Triyono.

Oleh karena itu, para pemudik harus menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk peta dan GPS, serta memastikan bahwa perjalanan mereka dilakukan pada saat yang tepat. Dengan melakukan persiapan yang baik, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan pulang dengan aman dan nyaman.