Mengejutkan, Masih Banyak Formasi PPPK Kosong di Sumedang karena Peserta Tak Lulus PG

DIKSI NEWS34 Dilihat

DiksiNasinews.co.id, Sumedang – Tes kompetensi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tenaga teknis di Kabupaten Sumedang telah dilaksanakan pada awal tahun 2023 ini. Namun, hasilnya mengejutkan, banyak pelamar yang tidak lulus karena tidak memenuhi passing grade.

Dari 494 orang pelamar yang mengikuti tes kompetensi PPPK untuk mengisi formasi 60 orang tenaga teknis, hanya 17 orang yang berhasil lolos seleksi. Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi ASN dari BKPSDM Sumedang, Lilis Budiani, menjelaskan bahwa tes kompetensi untuk tenaga teknis PPPK Sumedang dilaksanakan di dua lokasi yaitu Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional III Bandung dan BKN Pusat pada bulan Maret dan April 2023.

“Total peserta seleksi ada 494 orang, sementara untuk formasi (Kabupaten Sumedang) ada 60 orang tapi yang lulus grade area (passing grade) hanya 17 orang,” ungkap Lilis , Kamis (5/5/2023).

Mengutp Detik.com, dengan banyaknya pelamar yang tidak lolos seleksi menyebabkan banyak formasi tenaga teknis yang tidak terisi, salah satunya adalah formasi pengelolaan barang dan jasa. Dari jumlah pelamar sebanyak 5 orang dengan jumlah formasi 7 orang, tidak ada satu pun yang memenuhi nilai passing grade.

“Sayang saja banyak formasi yang tak terisi,” ujar Lilis.

Lilis menjelaskan bahwa beberapa pelamar tidak lolos pada saat proses administrasi karena salah satu syaratnya harus memiliki sertifikat. Namun, kebanyakan yang tidak lolos disebabkan oleh nilai passing grade.

“Ada yang tidak lolos pada saat proses administrasi karena salah satu syaratnya harus memiliki sertifikat. Tapi tidak ada satu pun yang memenuhi nilai passing grade,” tambah Lilis.

Lilis berharap para pelamar yang akan mengikuti seleksi PPPK selanjutnya agar terus berlatih dalam menghadapi tes kompetensi. Ia menyarankan agar para pelamar dapat berlatih melalui media YouTube atau bimbingan belajar untuk membaca arah soal. Sebab kalau tidak terlatih maka waktu akan terkuras pada saat membaca soal.

Meski begitu, Lilis juga menjelaskan bahwa ada beberapa pelamar yang tidak lolos lantaran kuota formasi yang jumlahnya terbatas. Formasi tenaga administrasi kependudukan di Kecamatan Cimalaka, jumlah pelamar ada lima orang. Dari seluruh peserta tiga diantaranya memenuhi nilai passing grade, tapi karena formasinya hanya satu, maka yang dipilih adalah yang memiliki nilai passing grade tertinggi.

“Misal untuk tenaga administrasi kependudukan di Kecamatan Cimalaka, jumlah pelamar ada lima orang dan tiga diantaranya memenuhi nilai passing grade, tapi karena formasinya hanya satu jadi yang diambil yang paling tinggi nilai passing gradenya,” jelas Lilis.

Dalam seleksi PPPK, passing grade memegang peranan penting dan pelamar harus memenuhi nilai tersebut agar dapat lolos seleksi. Para pelamar harus mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mengikuti tes kompetensi dengan lancar dan memperoleh nilai yang memenuhi passing grade.

“Para pelamar diharapkan dapat terus berlatih baik itu lewat media youtube atau lewat bimbingan belajar dalam membaca arah soal. Sebab kalau tidak terlatih maka waktu akan terkuras pada saat membaca soal,” pungkas Lilis.