Perjuangan Rekonstruksi Asrama Putri Ponpes Riyadlul Huda di Tengah Musibah, Nantikan Uluran Tangan Para Donatur

Kronologis Ambruknya Bangunan Asrama Putri Ponpes Riyadlul Huda

DIKSI NEWS22 Dilihat
banner 468x60

DiksiNasi, Ciamis – Sebuah kejadian mengguncang Pondok Pesantren Riyadlul Huda di Lumbungsari, Pamarican, Ciamis. Hujan lebat yang turun pada sore hari itu menjadi saksi bisu ambruknya asrama putri di ujung pondok, sebuah musibah yang hampir saja menimbulkan korban jiwa. Asrama tersebut roboh sebagian besar karena struktur genting yang pecah dan usuk yang lapuk, sebuah petunjuk bahwa bangunan tersebut telah tua dan memerlukan perhatian serius. Jum’at, (02/02/2024).

Kontruksi Bangunan

Kepemimpinan Muhammad Kodar, atau Ang Rida, teruji dalam menghadapi situasi darurat ini. Evakuasi santri ke aula menjadi langkah pertama yang diambil untuk menjaga keselamatan mereka. Namun, pemeriksaan lebih lanjut mengungkap kondisi yang lebih memprihatinkan: bangunan asrama yang sudah lapuk dan tidak didukung oleh konstruksi yang kuat.

banner 336x280

“Baru ketahuan kalo bangunan ini tidak memenuhi standar dan tidak pake kontruksi besi juga tanpa cakar ayam,” ungkap Ang Rida. Kamis, (29/02/2024).

Gotong Royong

Respons komunitas pesantren terhadap tragedi ini sungguh luar biasa. Warga pesantren, bahu membahu dengan para alumni, segera bersatu padu dalam upaya pembangunan kembali asrama yang telah hilang. Dengan dana yang terbatas, mereka bekerja siang malam, mengharapkan keajaiban dapat terjadi, agar asrama dapat segera berdiri kembali dan menyambut para santri dengan hangat.

Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Setelah 27 hari kerja keras, mereka menghadapi kendala finansial yang serius. Persediaan beras dan dana mulai menipis, sementara upaya mencari donatur terhambat oleh kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan. Ang Rida menceritakan.

banner 336x280