Merasa Terdzolimi, Wanita ini Gugat Balik BRI Paska Dirinya Jalani Hukuman dengan Tuduhan Penggelapan Cek

Ibu di Bogor Gugat BRI Pasca-Dipenjara karena Kasus Cek: Mencari Keadilan dan Pemulihan Nama Baik

banner 468x60

 DiksiNasi, Bogor, – Seorang ibu rumah tangga berinisial RA, menggugat Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Pajajaran dan Gading Serpong. Gugatan ini berakar pada insiden yang berujung pada penjara bagi RA karena tuduhan penggelapan cek, yang diklaim sebagai akibat kelalaian pihak bank.

Dita Aditya, SH., MH., kuasa hukum RA dari Kantor Hukum Sembilan Bintang, menegaskan bahwa kasus ini bermula ketika RA, untuk keperluan bisnis, menggunakan cek sebagai jaminan pembayaran tanpa tanggal kepada mitranya. “Bank BRI melakukan pencairan tanpa konfirmasi ke RA, yang menyebabkan dia dihukum penjara selama dua tahun atas tuduhan penggelapan,” ungkap Aditya di Pengadilan Negeri Kota Bogor.

banner 336x280

Aditya menjelaskan, meskipun mediasi merupakan langkah wajib menurut peraturan Mahkamah Agung, BRI tidak pernah hadir untuk menyelesaikan masalah ini secara baik-baik. “Ini menambah bukti kelalaian mereka dalam mengatasi kasus ini,” tutur Aditya. Rabu, (03/04/2024).

Pemulihan Nama Baik

RA bebas dari tuduhan pada tahun 2020, namun trauma dan kerugian reputasi yang dia alami memotivasinya untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum terhadap BRI. Gugatan tersebut diajukan dengan harapan agar keadilan dapat ditegakkan dan nama baik RA dapat dipulihkan.

banner 336x280