April Mop Bagaimana Awal Mula Serta Sejarah Paling Menghebohkan

DIKSI KOGNISI1 Dilihat

DiksiNasinews.co.id – April Mop atau April Fool’s Day adalah tradisi yang dirayakan di banyak negara di seluruh dunia setiap tanggal 1 April. Namun, tahukah Anda dari mana tradisi ini berasal? Bagaimana asal-usul tradisi ini berkembang hingga menjadi perayaan yang terkenal di seluruh dunia?

Sejarah April Mop

Asal-usul April Mop tidak pasti. Beberapa sejarawan percaya bahwa tradisi ini berasal dari perayaan tahun baru Romawi Kuno yang disebut Hilaria. Perayaan ini diadakan pada 25 Maret dan melibatkan orang-orang yang berpakaian konyol dan bergurau dengan teman-teman mereka. Namun, pada abad ke-16, Raja Charles IX dari Prancis memindahkan tanggal tahun baru ke 1 Januari, sehingga perayaan Hilaria pun bergeser ke tanggal 1 April. Konon, ada orang-orang yang tetap merayakan Hilaria pada tanggal 1 April dan diganggu oleh teman-teman mereka yang merayakan tahun baru pada tanggal 1 Januari, sehingga tradisi bergurau pada tanggal tersebut pun dimulai.

Kejadian Heboh Terkait April Mop

April Mop seringkali dijadikan kesempatan untuk bermain canda-candi atau hoax. Beberapa orang memanfaatkan hari ini untuk menipu teman-teman atau bahkan media massa dengan berita palsu. Berikut adalah beberapa kejadian heboh terkait April Fools yang pernah terjadi di dunia:

  1. Museum Louvre Palsu

Pada tahun 2015, sebuah situs web palsu muncul dengan nama “LouvreLeaks”. Situs ini mengklaim bahwa Museum Louvre di Paris, Prancis telah menemukan sebuah gudang rahasia di bawah museum yang berisi ribuan karya seni tersembunyi selama bertahun-tahun. Berita palsu ini membuat banyak orang terkejut dan situs tersebut mendapatkan jutaan kunjungan.

  1. Google Maps Pokemon Challenge

Pada tahun 2014, Google Maps membuat sebuah permainan April Mop bernama “Google Maps Pokemon Challenge”. Permainan ini meminta pengguna untuk mencari dan menangkap Pokemon di seluruh dunia melalui aplikasi Google Maps. Meskipun permainan ini hanya berlangsung selama satu hari, banyak orang yang ikut serta dan permainan ini menjadi sangat populer.

  1. Taco Bell Membeli Liberty Bell

Pada tahun 1996, restoran cepat saji Taco Bell mengeluarkan iklan di surat kabar yang mengklaim bahwa mereka telah membeli Liberty Bell, salah satu simbol terkenal dari Amerika Serikat, dan akan mengubah namanya menjadi “Taco Liberty Bell”. Iklan ini membuat banyak orang marah dan mengecam Taco Bell, tetapi kemudian terungkap bahwa iklan tersebut hanyalah lelucon April Mop belaka.

April Mop Google

Selain itu, banyak pula perusahaan teknologi besar yang melakukan lelucon pada tanggal 1 April setiap tahunnya. Pada tahun 2007, Google memperkenalkan “Google TiSP” yaitu layanan internet gratis melalui toilet rumah. Pada 2013, Google membuat April Mop terbesar di dunia dengan mempromosikan “Google Nose”, fitur pencarian yang memungkinkan pengguna mencari berbagai bau melalui pencarian internet. Sedangkan pada tahun 2019, Google merilis aplikasi “Tic Tac Toe” pada Google Maps yang dapat dimainkan pada peta.

April Fools Youtube

Namun, April Mop juga dapat menjadi bahan lelucon yang sangat tidak pantas dan menyakitkan bagi orang lain. Pada tahun 2018, seorang YouTuber Amerika Serikat, Kanghua Ren, membuat video memberikan pasta gigi yang dicampur dengan bubuk cabai kepada seorang tunawisma di Barcelona, Spanyol. Video tersebut mendapatkan reaksi yang sangat negatif dari masyarakat dan dia kemudian dijatuhi hukuman hukuman penjara selama 15 bulan dan denda sebesar 20.000 euro.

Kesimpulannya, April Mop merupakan tradisi yang telah menjadi bagian dari budaya populer dunia. Walaupun di beberapa tempat mungkin sudah tidak lagi populer atau bahkan melarang, namun masih banyak orang yang mempertahankan tradisi ini. Meskipun beberapa lelucon dapat menjadi sangat kreatif dan menghibur, penting untuk diingat bahwa kebebasan berlelucon tidak boleh mengganggu hak atau kenyamanan orang lain. Oleh karena itu, mari kita rayakan April Mop dengan tetap memperhatikan etika dan menghindari lelucon yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain.