Dibanderol Rp1,1Miliar, Ribuan Sultan Rela Inden sampai Februari 2023 untuk Dapatkan All New Toyota bz4X

OTO DIKSI2 Dilihat

DiksinasiNews.co.id, Jakarta – Toyota mengelurakan mobil listrik series teranyar All New Toyota bZ4X di pasaran, untuk kalangan middle up di Indonesia. Banderol yang cukup tinggi tidak membuat konsumen enggan meminang mobil listrik Toyota bZ4X. Meski memiliki harga Rp 1.190.000.000, Toyota bZ4X sudah terpesan ribuan unit.

Bahkan hingga awal Desember 2022 tercatat sudah ada 1.300 unit yang terpesan. Tak sedikit dari mereka para sultan yang hendak miliki mobil listrik Toyota ini harus rela bersabar dengan memesannya secara inden, karena unitnya baru akan hadir tahun depan.

“Toyota bZ4X dengan 1.300 SPK indennya berapa lama? Karena ini produksi dari Jepang kita sudah sampaikan juga dan memang informasi dari Jepang bukan hanya di Indonesia, di Thailand di Eropa dan Amerika Serikat cukup besar,” ucap Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

Anton menambahkan Prinsipal di Jepang terkejut, pemesanan All New Toyota bZ4X EV di Indonesia sangat tinggi.

“Tapi pastinya mereka cukup surprise bahwa Indonesia ternyata demand-nya tinggi sekali di atas dari dugaan mereka. Sehingga mereka coba menyesuaikan produksi dan kita sedang bicara dengan TMC sampai akhir bulan ini untuk mendapatkan kira kira alokasi tahun depan itu kapan,” kata Anton.

Anton juga menambahkan konsumen Toyota bZ4X baru akan menerima unitnya di Februari 2023.

“Kalau CBU itu enggak ambil produksi Januari karena itu kan VIN code lama ya, jadi Desember production sampai Januari, jadi mungkin unit tahun depan akan datang kira-kira di bulan Februari 2023. Nah Februari jumlahnya berapa kita lagi nego untuk dapatkan,” Anton menambahkan.

Anton memastikan kembali PT Toyota-Astra Motor akan bertanggung jawab untuk memenuhi permintaan konsumen akan All New bZ4X EV.

“Kenapa ini menjadi lebih penting juga, 1 itu di atas dari dugaan kita, kedua banyak demand datang dari VVIP (konsumen VVIP) ya dari Pemerintah, selebriti, loyal customer kita, jadi kita harus take care dengan baik. Jadi kuota untuk Februari ini sedang dibicarakan belum ada gambaran,” tutup Anton.